Posts

Showing posts with the label terorris

Pelaku bom bunuh diri Satu keluarga

Image
 Pelaku pengeboman di tiga gereja besar di Surabaya. Rupanya para pelaku merupakan satu keluarga asal Rungkut, Surabaya, yakni: Dita Supriyanto (Ayah), Puji Kuswati (Ibu), Fadilah Sari (12) Pemela Riskika (9) serta kedua anak laki-laki mereka, Yusuf Fadil (18) dan Firman Halim (16). Peristiwa memilukan ini rupanya sengaja disusun oleh keluarga Dita, mengingat mereka baru saja pulang dari Suriah karena bergabung dengan ISIS dan mempelajari strategi strategi teror, kemiliteran dan membuat bom. Bermula saat Dita menyerang Gereja Pantekosta Jalan Arjuno menggunakan mobil Avanza dan menabrakan ke gereja hingga terjadi ledakan. Diketahui bom berada di dalam mobilnya. Selanjutnya, tugas Puji Kuswati dan dua anaknya meledakkan bom di GKI Jalan Diponegoro. Mereka berjalan kaki menuju gereja dengan bom yang ditaru di pinggang. Saat itu, Puji sempat dihalau oleh petugas keamanan gereja karena menggunakan cadar namun bersikeras untuk masuk. Terakhir, di Gereja Santa Maria Tak Bercel...

Polresta Solo siaga paska teror bom surabaya

Image
SOLO - Paska teror bom di Surabaya, Polresta Solo, perketat penjagaan di pintu masuk Mapolresta solo,   mereka yang berkunjung harus menjalani pemeriksaan oleh anggota polisi yang dilengkapi senjata api.  Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi,  kejadian serupa yang pernah dialami, yaitu aksi bom bunuh diri di Mapolresta yang melukai seorang anggota polisi yang jaga.    Selain itu Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, juga menyampaikan, pengawasan terhadap eks napiter sudah lama dilakukan  sebagai langka  pencegahan dan  telah dilaksanakan sejak sebelum adanya teror bom Surabaya. "Pengawasan terus dan tetap kita laksanakan, komunikasi juga dilakukan," kata dia ditemui di kantornya, Senin (14/5/2018) siang. Dia menegaskan, intinya upaya untuk merangkul seluruh masyarakat bakal terus dilakukan. Yakni guma menjaga Kota Solo aman dan kondusif. Terkait teror bom di Surabaya, ia telah memerintahkan pengamanan di seluruh lini hin...

Umar Patek Rekon di Solo

Image
Kitabsolo- Rangkaian rekonstruksi perencanaan Bom Bali I di Solo dan sekitarnya yang melibatkan Umar Patek Cs dimulai sejak Sabtu (22/10/2011) pagi buta. Setidaknya ada empat tempat yang dijadikan lokasi rekonstruksi. Lokasi pertama adalah di Terminal Tirtonadi, Solo, dimulai sekitar pukul 05.00 WIB, tanpa banyak diketahui oleh wartawan. Di lokasi ini dilaksanakan adegan ketika Umar Patek hendak berangkat ke Bali menggunakan armada bus. Dalam adegan itu digambarkan Umar Patek datang ke terminal diantar oleh Dul Matin (diperankan petugas) menggunakan sepeda motor. Di Terminal Tirtonadi ini pula, dilaksanakan adegan ketika Umar Patek turun dari bus ketika kembali ke Solo dari Bali. Adegan rekonstruksi ini menggambarkan kepulangan Umar Patek kembali ke Solo. Lokasi berikutnya adalah di sebuah rumah yang pernah dikontrak Dulmatin dan keluarganya di Desa Sanggrahan, Grogol, Sukoharjo. Menurut informasi polisi, di lokasi tersebut dilakukan rekonstruksi pelatihan perakitan bom oleh Umar Patek...

2 terduga teroris solo ditembak mati densus88

Image
KitabSolo -Dua orang pelaku teroris tewas ditembak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri di Solo pada Sabtu dini hari, setelah terjadi baku tembak dengan Densus. "Telah terjadi baku tembak ketika penangkapan dua orang teroris Daftar Pencarian Orang (DPO) pelaku Bom Klaten di tempat kejadian perkara Jalan Pelajar Pejuang, Cemani Solo pada Sabtu dini hari pukul 01.15 WIB," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar, di Jakarta, Sabtu (14/5), seperti dikutip dari Antara. Dua orang yang tewas atas nama Sigit Qurdowi yakni Amir Tim Hisbah bersama pengawalnya Hendro, ujarnya. "Dari dua tersangka polisi menyita dua pucuk senjata api FN, satu pucuk senjata api Baretta, satu unit granat manggis masih aktif, seratus butir peluru senjata api FN," tambah Boy. Adapun kronologis penangkapan berawal dari dua orang pelaku tersebut berboncengan sepeda motor, keluar dari sebuah rumah di daerah Cemani, Solo mengarah ke Tim Surveillan...

6 Orang di Sukoharjo dan Klaten ditangkap Densus 88

Image
Kitabsolo- Mabes Polri memastikan adanya penggerebekan terduga teroris di Sukoharjo dan Klaten, Jawa Tengah. Total yang ditangkap dari 2 lokasi tersebut adalah 6 orang. "Ada 6 orang. Profesinya saya belum tahu," kata Kabagpenum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Selasa (25/1/2011). Menurut Boy, keenam terduga teroris itu diduga sebagai pelaku yang mempersiapkan bom rakitan di Klaten, Solo, dan Sragen. "Dari beberapa peristiwa yang tejadi. Pelaku yang ditangkap diduga kuat mempersiapkan rangkaian bom yang dulu ditemukan," jelasnya. Boy belum mengetahui siapa saja identitas terduga teroris. Namun ia menyatakan bahwa di dalam salah satu rumah terduga teroris, polisi menyita rangkaian bom. "Ada rangkaian bom yang ditemukan tapi belum tahu jumlahnya," terang Boy. Salah seorang terduga ditangkap di wilayah Polres Sukoharjo pada pukul 10.00 WIB. Penangkapan dilakukan di Tegal Baru RT 03/07, Desa Waru, Kecamatan Baki. Sal...

jenazah datang laskar berulah

Image
Kitabsolo- Jenazah salah satu terduga teroris asal Solo, Yuki Wantoro, 20, dibawa pulang keluarganya. Rabu pagi jenazah sudah tiba di rumah duka, sayangnya kedatangan jenazah ini diwarnai aksi sejumlah orang yang sudah mencegat jenazah di setiap sudut masuk kampung. bahkan mereka bersitegang dengan para wartawan yang hendak meliput, meskipun wartawan sudah menyatakan bahwa dalam tugasnya dilindungi oleh undang-undang. Namun seakan tidak mau tahu mereka tetap mengahalang halangi upaya wartawan untuk mendapatkan gambar, bahkan tidak segan-segan mereka mendorong dan membentak bentak. warga sekitar yang juga tidak nyaman dengan ulah orang-orang ini tidak mampu berbuat banyak, karena jumlah mereka ratusan orang. setelah beberapa saat disemayamkan di mesjid terdekat jenazah kemudian dibawa ke polokarto, Sukoharjo untuk di makamkan. Di tempat ini, sejumlah warga menyatakan keberatan jika jenazah Yuki di makamkan di kampung mereka, namun mereka tidak bisa berbuat banyak. sementara itu perlaku...

Kronologis penyerangan Polsek Hamparan Perak

Image
11 Anggota Polsek Hamparan Perak yang tengah berjaga tiba-tiba dikejutkan dengan kedatangan kurang lebih 12-15 orang pria tak dikenal. Pria yang membawa sejumlah senjata itu tiba-tiba menembaki kaca Polsek Hamparan Perak. 3 Personel pun terkena peluru panas mereka. "Kurang lebih ada 6 motor melintas di depan Polsek. Setelah itu kembali dan langsung memberondong kaca Polsek," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Baharudin Djafar saat dihubungi detikcom, Rabu (22/9/2010). Baharudin menceritakan kronologi peristiwa ini terjadi pukul 00.00 WIB. Setelah memberondong kaca Mapolsek dengan peluru, para pria tak dikenal ini membuang sebuah bungkusan yang berisi bensin yang diberi sumbu atau seperti bom molotov ke papan reklame yang ada di Polsek. "Reklamenya terbakar. Terus mereka masuk ke dalam lokasi dan melakukan penembakan," jelasnya. Tiga anggota Polsek Hamparan Perak tertembak. Satu anggota sedang patroli di depan, satu di depan tahanan, dan seorang lagi di ruang k...

Kembali warga Solo tewas di tembak Densus88

Image
salah satu tersangka perampok CIMB Medan yang ditembak mati densus88 adalah Yuki warga Solo. Selasa sore, Orangtua Yuki Wantoro, 20, pelaku perampokan CIMB Medan asal Joyosuran, Solo menjalani tes deoxyribo nucleic acid (DNA), di Mapolsek Pasar Kliwon Solo, Selasa (21/9) malam. Aparat Polresta Solo mengambil sampel DNA pembanding untuk memastikan identitas Yuki Wantoro yang tewas ditembak Tim Densus 88. Mabes Polri menyatakan Yuki terpaksa ditembak karena berusaha melawan. Saat disergap di Medan, Yuki menguasai 1,5 kg TNT siap rangkai. Berdasarkan pantauan Espos, pengambilan sampel berupa usapan air liur dan sampel darah sebanyak @ 2 CC itu dilakukan pada orangtua Yuki, yakni Sina Karyadi dan Ngatini. Pengambilan sampel dipimpin langsung Paurkes Polresta Solo, Dr Aji Kadarmo. Selama kegiatan berlangsung, kedua orangtua Yuki didampingi Islamic Study and Action Center (Isac). “Langkah ini merupakan upaya lanjut dari kepolisian guna memastikan korban tewas adalah bernama Yuki. Untuk itu, ...

Polsek diserbu kelompok bersenjata, 3 polisi tewas

Image
Sekelompok orang bersenjata laras panjang tiba-tiba menyerbu markas Kepolisian Resor Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (22/9/2010) antara pukul 12.00-00.30 dini hari tadi. Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Inspektur Jenderal Polisi Oegroseno, menyatakan, para penyerang sekitar 11 atau 12 orang dengan menumpang enam sepeda motor. Mereka langsung memberondongkan peluru ke arah kantor polisi itu. Akibatnya, selain kaca kantor rusak, tiga polisi juga tewas seketika. “Penyerangan ini sama sekali tidak diduga, dan belum bisa diidentifikasi pelakunya. Sangat mungkin pelakunya sudah terlatih, karena pakai senapan laras panjang,” kata Oegroseno saat di lokasi kejadian, Rabu dini hari. Ditanya Kompas soal kemungkinan serangan ini terkait dengan penyergapan para tersangka teroris sekaligus perampokan di Bank CIMB Niaga Medan, Oegroseno mengaku belum berani menyimpulkan. Ia hanya memastikan, hubungan anak buahnya di Mapolsek Hamparan Perak dengan warga sekitar sel...

Densus 88 Tangkap 18 Tersangka Teroris

Image
Dugaan bahwa perampokan Bank CIMB Niaga Medan dilakukan teroris tidak terbantahkan. Tidak hanya menangkap tujuh tersangka (tiga di antaranya tewas ditembak), Densus 88 ternyata berhasil melumpuhkan 18 orang yang diduga terkait dengan terorisme dalam operasi sejak Minggu (19/9). Bahkan, 15 tersangka lagi dilaporkan masih dikejar tim antiteror Mabes Polri tersebut. Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD) memastikan, para perampok Bank CIMB Niaga di Medan pada 18 Agustus 2010 itu merupakan bagian dari jaringan terorisme. Mereka masih sekelompok dengan pelaku terorisme yang berlatih di Aceh dan Jawa Barat. Dalam kasus latihan militer di Aceh itu, sudah diungkap 102 tersangka. Bahkan, 33 berkas perkara mereka dalam waktu dekat disidangkan di Jakarta. ''Kasus ini tidak terlepas dari latihan militer di Aceh dan Bandung. Ini juga berkaitan dengan pengembangan kasus terorisme yang diungkap di Bandung,'' kata BHD saat konferensi pers di Mapolda Sumatera Utara kemarin ...

Densus 88 Sergap Teroris di Bandung & Subang tangkap 3 orang

Image
Jakarta - Kembali Densus 88 kembali melakukan penggerebekan kelompok teroris di Cibiru, Bandung dan Subang, Jawa Barat. Densus 88 mengamankan 3 pria terduga teroris di Jalan Sukaluyu RT 2 RW 12, Pasir Biru, Cibiru, Bandung. Tidak ada insiden tembak menembak dalam insiden itu. "Yang ditangkap 3 orang," kata Deni Romansyah (29), tetangga depan rumah yang digerebek, di sekitar lokasi, Sabtu (7/8/2010). Sementara menurut Euis Komariah (30), tetangga yang rumahnya tepat di samping kontrakan itu, mengatakan, saat hendak ditangkap para pelaku sempat hendak kabur. "Satu ditangkap di dalam rumah. Satu lagi berusaha kabur dan ditangkap tidak jauh dari rumahnya," katanya. Sementara itu hingga kini ratusan warga masih bertahan di sekitar lokasi kejadian untuk melihat petugas bekerja mengamankan lokasi. Warga memilih berteduh di rumah-rumah sekitar. Densus 88 juga telah menyita sejumlah benda mencurigakan dari dalam kontrakan pria terduga teroris Hilmi. Barang-barang itu dibawa...

1 lagi warga solo ditangkap Densus88

Image
Detasemen khusus antiteror (Densus) 88 kembali tangkap, Heri Suranto warga Kelurahan Semanggi RT 7, RW XII, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jumat (14/5). Heri Suranto, pegawai TU SMA Islam. Heri ditangkap anggota Densus 88 di tempat ia bekarja, ia tinggal di rumah mertuanya Ngatino yang tak lain adalah ketua RT 7 Kelurahan Semanggi. Letak rumah Ngatino tempat Densus 88 menangkap Heri letaknya tak jauh dari rumah Erwin. setelah menangkap Heri, anggota Densus 88 datangi rumahnya dan membawa dua CPU dari rumah tersebut. Belum ada penjelasan resmi dari polisi, apakah penangkapan Heri terkait dengan penyergapan terduga teroris Erwin yang sebelumnya ditangkap di kios aki, di Dukuh Gondang, Baki, Sukoharjo, sehari sebelumnya. Menurut keterangan warga setempat, selama ini bapak empat orang anak itu dikenal ramah. Dalam kesehariannya Heri sering mengenakan baju koko panjang.

Densus88 tangkap 3 tsk teroris di Solo

Image
Sukoharjo-Kamis pagi, kembali Densus 88 antiteror/ menggrebeg sebuah rumah di desa Baki Pandean, Baki, Sukoharjo. meskipun tidak menangkap pelaku polisi mengamankan dua pucuk senjata api serta ratusan butir peluru berbagai jenis. Di tempat terpisah Densus 88 juga mengamankan tiga tersangka teroris. Penangkapan dilakukan sehari sebelum penggerebekan, yakni Rabu (12/5) pada Joko Purnomo alias Toriq alias Ansalah di Pasar Purbayan, Sukoharjo. Penangkapan pada Abdul Hamid dilakukan di Pasar Jongke, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Solo. Sementara penangkapan Erwin dilakukan di Pasar Klitikan, Notoharjo, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Kamis pagi. Selanjutnya dari pengembangan penangkapan ketiga orang diduga teroris tersebut Densus 88 melakukan penggerebekan di kios Dukuh Gondang RT 3 RW VI, Desa Baki Pandeyan, Kecamatan Baki, Sukoharjo pada Kamis sekitar pukul 08.30 WIB.

Dua tsk teroris Solo kembali ditangkap

Image
Solo- Penangkapan teroris yang dilakukan oleh Densus 88 di Medan, Sumatera Utara menyebutkan dua tersangka teroris asal Kota Solo, Jawa Tengah. Kedua tersangka itu adalah Pandu Wicaksono alias Abu Asma dan Bayu Seno alias Budi. Kedua rumah teroris ini pun terlihat sepi. Berdasarkan pantauan, rumah Bayu Seno alias Tono alias Rahmad yang berlokasi di Brengosan RT 02 RW 14, kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo. sudah terlihat sepi. Begitu pula rumah Pandu Wicaksono alias Pandu Al Abu Asma yang berada di Semanggi RT 03, RW 15, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo. Bahkan di rumah Pandu tidak ada aktifitas. Terlihat pagar rumah tertutup rapat dan terkunci. VIVAnews

Inilah Identitas DPO Teroris di Aceh

Image
INILAH.COM, Jakarta - Polri kembali melansir daftar pencarian orang (DPO) bagi para tersangka teroris di Aceh. Kebanyakan dari mereka merupakan pemain lama. Berikut adalah nama-nama dan sedikit latar belakang. 1. Uztad Abu Yusuf Al Mustaqim, ia merupakan pimpinan latihan, pelatih menembak, dan map reading. Pria asal Lampung ini adalah lulusan Akmil, Jl. Camp Hudaibiyah, Mindanau, Filipina. 2. Uztad Ziad alias Deni Suramto alias Toriq, asal Solo, Jawa Tengah. 3. Uztad Ubaid alias Adi Al Jakfar, asal Magetan, Jawa Timur. 4. Abu Asma alias Pandu, asal Solo, Jawa Tengah. 5. Rakhmat alias Tono Al Bayu Seno, asal Solo, Jawa Tengah. 6. Usman alias Gito asal Lampung, ia direkrut oleh Uztad Mansyur. Sedangkan tokoh-tokoh yang mengevakuasi Maulana dkk adalah: 1. Abdulah Sonata, ia adalah mantan napi kasus terorisme yang menyembunyikan Dr. Azhari dan Noordin M Top dalam pelariannya. Selain itu, terlibat dalam perencanaan latihan dan rekrutmen peserta latihan militer. 2. Pak Tuo alias Saptono, asa...

4 DPO Teroris warga solo

Image
Mabes Polri berhail megungkap kelompok teroris yang melakukan latihan militer di Aceh Besar. Dari anggota kelompok yang tertangkap terungkap kelompok mereka setidaknya ada 71 orang. “Hari ini kemarin-red) kami keluarkan lagi DPO baru yang jumlahnya 31 orang, terindikasi yang ikut latihan berjumlah 71 orang,” Edward Aritonang. Menurut Edward dari 71 orang tersebut 40 orang di antaranya telah tertangkap di mana tujuh orang di antaranya tewas tertembak mati. “Sebanyak 40 orang tertangkap di antaranya ada tujuh yang tewas. Sebanyak 31 masih dalam pengejaran,” jelasnya. Dari 31 nama yang dirilis oleh Polri, empat di antaranya berasal dari Solo. Mereka adalah, Ustad Ziad alias Deni Suramtoalias Toriq, Abu Asma alias Pandu, Rakhmat alias Tono alias Bayu Seno dan Firin alias Rambo.

Mantan Jambret Solo DPO Teroris

Image
Solo (Espos)–Salah seorang dari tujuh daftar pencarian orang (DPO) teroris Aceh yang dirilis Polri Senin lalu berasal dari Solo. Ia adalah Pandu Wicaksono, 26, mantan tahanan Poltabes Solo untuk kasus penjambretan di tahun 2003. Hal tersebut dibenarkan oleh Kapoltabes Solo Kombes Pol Joko Irwanto. “Yang bersangkutan (Pandu Wicaksono), pernah ditahan di Poltabes Solo karena kasus penjambretan,” jelasnya saat dihubungi Espos, Rabu (17/3). Pandu merupakan warga Semanggi RT 3/RW XV, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo. Dari data kepolisian, saat ditangkap, Pandu masih berstatus sebagai seorang pelajar. Lebih lanjut, Joko menyatakan, keberadaan Pandu tidak diketahui oleh keluarganya sejak ia ditimpa kasus penjambretan. “Setelah itu, keluarganya meyatakan, Pandu tidak pernah pulang lagi,” imbuhnya. Sejauh ini, Poltabes Solo masih melakukan penyelidikan terhadap keberadaan Pandu dan DPO lain yang memungkinkan berada di Kota Solo. Saat Espos mencoba mengkonfirmasi ke rumah orangtua Pandu di Jl Cempak...

Dulmatin dimakamkan

Image
Liputan6.com, Pemalang: Jenazah Dulmatin akhirnya dimakamkan Jumat (12/3) sekitar pukul 8 pagi. Ratusan warga, kerabat dan tetangga menghadiri pemakaman Dulmatin di Desa Loning, Kecamatan Petarukan, Pemalang Jawa Tengah. Selain warga biasa, pemakaman Dulmatin juga dihadiri anggota ormas Front Pembela Islam (FPI). Sempat terjadi sedikit keributan, ketika anggota FPI yang membawa keranda jenazah meminta polisi yang melakukan penjagaan, minggir dari sekitar lokasi makam. Jenazah Dulmatin tiba di rumah duka, kompleks pasar petarukan, Pemalang, Jawa Tengah, Jumat dini hari pukul 04:00 WIB (12/3). Ia disambut bukan sebagai teroris, melainkan sebagai mujahid atau pejuang Islam.(MLA)

Jenazah dulmatin tiba di rumahnya

Image
Liputan6.com, Pemalang: Jenazah teroris Dulmatin tiba di rumah duka, kompleks pasar petarukan, Pemalang, Jawa Tengah, Jumat dini dini pukul 04:00 WIB (12/3). Diiringi pekikan kalimat takbir, Ratusan anggota ormas Front Pembela Islam (FPI) mengawal kedatangan jenazah. Anggota FPI ini melarang media mengambil gambar. Berkali-kali mereka memaki dan membentak wartawan yang berusaha mengambil gambar jenazah Dulmatin. Mereka hanya memperbolehkan kerabat dan tetangga dekat masuk ke dalam rumah duka. Jenazah Dulmatin disambut sebagai seorang mujahid atau pejuang Islam. Di spanduk yang terpampang di tarub penyambutan jenazah depan rumah Dulmatin tertulis, Amar bin Usman Sofi Bukanlah Teroris Melainkan Mujahid. Tidak terlihat pengawalan ketat dari kepolisian dalam peristiwa ini.(MLA)

Jenazah Dulmatin pulang

Image
Jakarta - Jenazah Dulmatin akhirnya dibawa ke Pemalang, Jawa Tengah. Jenazah Dulmatin dimasukkan ke dalam mobil ambulans dan dibawa pergi meninggalkan RS Polri Soekanto. Pantuan detikcom, iring-iringan ambulans tersebut meninggalkan RS sekitar pukul 20.50 WIB, Kamis (11/3/2010). Jenazah dibawa memakai mobil ambulans 'Mitra Layanan Masyarakat' bernopol B 1017 TIX. Jenazah Dulmatin dimasukkan di dalam peti warna cokelat. Di peti itu tertulis nama 'Joko Pitono', nama asli Dulmatin alias Yahya Ibrahim. Selain itu, ada empat mobil pribadi yang berisi keluarga serta kerabat Dulmatin. Kakak kandung Dulmatin, Azzam Baabud, duduk di mobil Mitshubisi Kuda berwarna silver. Sedangkan teman dekat Dulmatin, Abu Wildan, naik di mobil Toyota Vios. Dua mobil polisi mengawal iring-iringan mobil ini. (mok/asy)