Posts

Showing posts with the label seni budaya

Boyong Kedathon

Image
Kirab Solo Karnaval Boyong Kedaton yang juga menjadi puncak peringatan Hari Jadi Kota Solo ke-265, dihelat Rabu (17/2) ini, pukul 15.00 WIB. Untuk keperluan itu, 27 ruas jalan menuju jalur kirab akan ditutup dua jam sebelum peserta kirab diberangkatkan. Kirab yang diikuti sedikitnya 3.000 peserta tersebut, melintasi jalur sepanjang sekitar 5,6 kilometer (km), dari Lapangan Kota Barat-Jl Slamet Riyadi-Balaikota Solo. Sementara itu, untuk pengamanan lokasi, sekitar 235 petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dishub, anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas), kepolisian, TNI, tenaga kesehatan dan lain lain khusus disiagakan di 14 titik rawan. Total jumlah petugas pengamanan mencapai hampir 1.000-an orang.

siswa SD mengenal Barongsai

Image
Sambut hari raya imlek/ ratusan siswa sekolah dasar di solo saling berebut untuk memasukkan angpao ke mulut barongsai/ mereka juga mengikuti lomba fashion show dengan pakaian tionghua// banyak cara dilakukan untuk menyambut tahun baru imlek/ ratusan siswa sekolah dasar sd warga solo/ menyelenggarakan lomba fashion show dengan tema baju tionghua serta atraksi barongsai/ atraksi barongsai dari grup tripusaka solo ini memukau para siswa // dengan mengenakan seragam merah ala budaya tiong hua ini/ para siswa sorak sorai kegirangan/ mereka juga membekali diri dengan membawa angpao yang akan diberikan kepada barongsai// menurut kepercayaan cina/ angpao merupakan simbol kemakmuran// dan siswa diajak untuk memberikan angpao secara suka rela// meskipun banyak di antara siswa yang tidak paham dengan perayaan imlek// di sekolah ini/ siswa tidak hanya dari keturunan tionghua saja/ namun banyak warga pribumi yang belajar di sini// kepala sekolah sd warga/ / sulistyowati/ kegiatan ini bertujuan sel...

Grebeg Sudiro

Image
Berbagai pertunjukan seni/ ditunjukkan dalam grebeg sudiro yang di gelar di solo/ sempat terjadi kericuhan saat tumpeng bakpau melewati kerumunan massa diserbu/ sehingga ludes dalam perjalanan// Suasana pawai menjadi tak terkendali saat iring iringan pembawa tumpeng bakpau melintas di kerumunan ratusan massa/ awalnya kerumunan warga di sepanjang jalan/ diberi bapkau dengan cara dilempar/ sehingga menjadi rebutan/ ratusan warga lain yang tidak kebagian seolah dikomando langsung menyerbu gunungan bakpau yang sedianya akan dikirab untuk kemudian dibacakan doa dan dibagi bersama// Pemadangan ini terlihat saat pawai budaya grebeg sudiro pada minggu sore di depan pasar gede solo/ menjelang perayaan imlek/ awalnya iring iringan pawai gerbeg berlangsung aman/ meskipun ratusan massa yang memenuhi jalan menghalangi peserta pawai/ Dalam pawai ini/ warga solo disuguhi berbagai pertunjukan seni baik dari kota solo maupun kota sekitarnya/ disamping atraksi kolaborasi kesenian reog ponorogo dengan...

2 oktober, Solo wajib batik

Image
Solo (Espos)–Para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Solo selama pekan depan (5-10 Oktober) diwajibkan mengenakan pakaian batik pada jam kerja. Sementara sekolah akan mulai mengajarkan pelajaran membatik pada 2010 mendatang. Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Boeddy Soeharto kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (1/10), mengatakan, kebijakan tersebut diambil Pemkot untuk menyambut pengukuhan batik sebagai karya asli Indonesia warisan budaya dunia oleh UNESCO, Jumat (2/10). Selama ini, para PNS hanya mengenakan batik pada setiap Kamis. “Nah, di luar pakaian batik yang rutin setiap Kamis itu, selama satu pekan mulai Senin-Sabtu (5-10/10) para PNS diwajibkan memakai pakaian batik. Ini untuk menyambut pengukuhan batik sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap batik di kalangan masyarakat,” ujar Boeddy. Lebih lanjut, Boeddy mengatakan, untuk menumbuhkan kecintaan dan rasa memiliki batik di kalangan anak-anak sejak dini, mulai 2010, pelajaran membatik akan menjadi ...

Pawai Budaya

Image
Solo (Espos) Karnaval Budaya memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Kemerdekaan RI yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Selasa (18/8), berlangsung meriah. Puluhan ribu warga tumpah ruah di sepanjang Jl Slamet Riyadi untuk menyaksikan 81 sanggar dan kelompok seni yang tampil. Tak hanya warga Solo dan sekitarnya, sejumlah warga asing yang turut menyaksikan acara itu dari panggung kehormatan tampak terpukau. Sambil menonton, beberapa dari mereka sibuk memotret. Salah seorang warga asing asal Perth, Australia, Kerry Bailley, 23, mengaku terkesan. ”Sangat bagus dan penuh warna,” ujarnya dalam bahasa Indonesia yang patah-patah. Kerry, yang sampai Oktober mendatang berada di Solo untuk belajar budaya Jawa mengatakan, di negaranya tidak sering ada festival yang menampilkan potensi lokal. Karnaval hanya rutin saat perayaan Natal. Komentar senada dilontarkan Elmir. Pemuda 19 tahun asal Azerbaijan ini mengaku kagum dengan aneka kesenian yang ditampilkan. ”Di negara saya juga ada karn...

Ws Rendra berpulang

Image
Meski sudah terkenal, ternyata masih banyak keinginan WS Rendra yang belum terpenuhi. Dan itu semua terekam dalam sebuah puisi yang dibuatnya beberapa hari sebelum Si Burung Merak tersebut menghembuskan nafasnya yang terakhir. "Dia meninggalkan satu puisi, puisi itu menyebutkan bahwa masih banyak keinginannya tetapi dia tidak bisa. Jadi daya masih ada tapi dia tidak bisa mengatasi kelelahannya," kata salah satu sahabat Rendra, sastrawan Jose Rizal Manua di Perumahan Pesona Depok Blok AV No 5, Jumat (7/8/2009). Puisi itu dibuat Rendra sekitar 3-4 hari lalu saat dia masih dirawat di rumah sakit. Dari sekian banyak tulisan yang dibuat Rendra, Jose ingat betul isi keinginannya. Puisi tersebut disampaikan oleh salah seorang putri Rendra. Jose pun langsung mengetahui puisi tersebut dari gaya tulisan khas Rendra. "Saya waktu itu ada di dalam kamar (rumah sakit), saya melihat puisi itu saya baca dalam hati yang menyentuh itu tadi," paparnya.

Solo International Performing Arts (SIPA)

Image
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan menggelar kegiatan seni-budaya melalui penyelenggaraan Solo International Performing Arts (SIPA) 2009 yang menampilkan lebih dari 20 kelompok seni dari lokal dan luar negeri. Ketua Panitia SIPA 2009 Irawati Kusumoasri mengungkapkan sebanyak enam penyaji dari luar negeri akan turut meramaikan event yang dihelat di Pamedan Puri Mangkunegaran Solo pada 7-10 Agustus 2009. “Peserta dari luar negeri yang sudah memastikan hadir diantaranya dari China , Denmark , Filipina , Venezuela , Korea dan Jepang. Mereka akan menampilkan kekayaan seninya, baik musik maupun tari,” ujarnya, kemarin. Menurut dia saat ini panitia terus melakukan komunikasi guna meyakinkan satu peserta dari Singapura yang sempat ingin membatalkan keikutsertaan dalam acara tersebut pascaledakan bom di Jakarta . “Awalnya mereka sudah confirm, tetapi pascaledakan itu sempat berniat membatalkan. Kita terus melakukan komunikasi untuk meyakinkan keikutsertaannya,” tuturnya. Selain diikuti seniman ...

Mendongkrak citra batik melalui SBF

Image
Solo (Espos) Komitmen Pemkot Solo untuk mendongkrak citra batik sebagai ikon Kota Bengawan kembali dibuktikan dengan menggelar Solo Batik Fashion (SBF). Di malam perdana perhelatan tersebut, Jumat (10/7), Halaman Pasar Windu Jenar, Ngarsopuro disulap menjadi area catwalk bagi para model profesional yang memamerkan rancangan busana dari para desainer top di kota ini. Mereka adalah Joko Budi Santoso, Rory Wardana, Eko Sudarmanto, Alan Suwarno, Joko Widiarto, dan Jongko Raharjo. Beragam rancangan dan motif batik klasik hingga kontemporer turut mewarnai peragaan busana kemarin malam . Perancang busana Eko Sudarmanto atau yang akrab disapa Eko MIM mendapat giliran pertama untuk memamerkan koleksinya yang bernuansa ceria. Dengan iringan alat musik lesung dari Seni Lesung Krisna Arum, busana batik hasil karya Eko diperagakan para model cilik di atas panggung glamor dengan nuansa etnik yang kental. Sementara gaun berkonsep kontemporer yang banyak dipengaruhi gaya Eropa dipertontonkan peranc...

Solo Batik Carnival: Bebaskan batik dari belenggu formalitas

Image
Solo Batik Carnival (SBC) –digelar pertama kali tahun 2008– agaknya hanya bagian dari cara Solo menuju kota the spirit of java. Agenda besarnya adalah menjadikan Solo bagian dari Kota Kuno Dunia, atau World Heritage Cities (WHC). Sebab, Solo telanjur dikenal sebagai kota yang kental dengan budaya jawa. Sebagai bagian dari Kota Kuna Dunia, maka Solo mengawali bergerak dan bergabung dengan nagara-negara serupa lain dalam Meeting, Incentive travel, Conference, dan Exhibition (MICE). MICE adalah kegiatan yang berhubungan dengan pariwisata, konferensi, pameran bisnis, festival seni dan budaya. Inilah awal mulanyanya, hingga muncul ikon let’s go to Solo: the spirit of java. Solo Batik Carnival tentu saja adalah bagian dari MICE. Sebab batik telah lama menjadi ikon bagi Solo. Dengan batik, salah satunya, inilah Solo mulai bergerak untuk mencapai ikonnya sebagai kota yang penuh dengan nuansa (budaya) Jawa. Maka, Solo Batik Carnival pada 13 April 2008 tak boleh putus, sehingga Minggu, 28 Juni 2...

Stasiun Solo Balapan

Image
Stasiun Solo Balapan Meskipun tampak kurang menarik, namun bangunan di Stasiun Balapan Solo keliahatan megah pada masanya. halaman yang luas karena belum ada mobil dan motor yang parkir, hanya becak dan dokar yang lalu lalang. Namun saat ini, bangunan megah itu telah tertutup bangunan yang baru, dan halamannya sudah sesak oleh kendaraan baik roda empat dua maupun becak yang mangkal. Kenyamanan dan keasrian disekitar stasiunpun telah berganti dengan padatnya arus lalu lintas kereta dan banyaknya penumpang yang datang dan pergi. Banyaknya calo penumpang menambah kesemrawutan stasiun. Stasiun Solo Balapan adalah stasiun induk di kota Surakarta yang menghubungkan Kota Bandung , Jakarta , Surabaya , serta Semarang . Stasiun ini didirikan oleh jaringan kereta api masa kolonial NIS pada abad ke-19 (tepatnya 1873) dan merupakan salah satu stasiun besar tertua di Indonesia (setelah Stasiun Semarang Tawang ). Bangunan stasiun ini dirancang oleh Herman Thomas Karsten , seorang arsitek kenamaa...

Komnas HAM beri imbauan soal kasus film Lastri

Image
Solo (Espos) Film garapan Eros Djarot, Lastri yang telah dihentikan proses produksinya, menemui babak baru. Pasalnya, Komnas HAM telah mengirimkan imbauan untuk memberikan perlindungan terhadap kelancaran pembuatan film tersebut. Koordinasi Aliansi Kebebasan Berekspresi Surakarta (AKBS), Kelik Ismunandar mengungkapkan, permintaan AKBS agar Komnas HAM turut memperhatikan persoalan itu memperoleh respons positif. Belum lama ini, Jumat (20/2), surat nomor 333/K/PMT/I/2000 berisi imbauan untuk memberikan perlindungan kepada penggarapan film yang dibintangi Marcella Zalianty tersebut telah diterimanya. ”Intinya, Komnas HAM meminta agar tidak ada pihak yang membiarkan adanya sekelompok warga menghalang-halangi kebebasan berekspr...

Benteng Vastenburg

Benteng Vastenburg Puluhan masyarakat dan mahasiswa solo/ yang mengtasnamakan aliansi penyelamat aset negara (apan)/ selasa siang/ melakukan aksi demo di bundaran gladak solo// aksi ini mereka lakukan untuk menentang walikota solo yang akan memberikan ijin pembangunan mall dan hotel di sebuah bangunan kuno peninggalan belanda yaitu benteng vastenburg// yang juga merupakan aset negara// saat ini benteng vastenburg telah dikuasi oleh seseorang/ maka dalam tuntutannta “apan”/ meminta pemerintah kota solo agar segera mengembalikan benteng vastenburg sebagai situs cagar budaya ke negara sesuai dengan uu no.5 tahun 1992// apalagi kota solo dikenal sebagai kota budaya/ maka sunguh ironis jika bangunan bangunan yang merupakan situs cagar budaya harus dihancurkan dan ditubah menjadi mall dan hotel demi untuk kepentingan perorangan saja// aksi ini akan terus digelar hingga walikota solo menolak penerbitan imb hotel dan mall di atas benteng vastenbrug serta segera mengembalikan beteng v...

बुकू kitabsolo

Image
Sebuah buku yang bercerita tentang Kota Budaya Solo. Buku mungkin cocok untuk bacaan bagi orang dari luar Solo, meski sejatinya juga menarik untuk dijadikan bacaan penting bagi anak-anak muda, remaja, khususnya di Solo, yang sudah banyak yang lupa sejarah nenek moyangnya. Sayang, buku yang diterbitkan oleh Badan Informasi dan Komunikasi Kota Surakarta ini tak beredar luas. Konon, baru dicetak seribu eksemplar. penulis buku ini Arswendo Atmowiloto, pria kelahiran Solo, 26 November 60 tahun silam, ini semakin tergelitik ketika bertemu Wali Kota Joko Widodo yang ternyata seorang pemuja masa lalu. Joko berbicara tentang keindahan Kota Solo dengan segala pernik-pernik masa silam, seperti keberadaan kampung batik Laweyan, hijaunya Taman Balekambang, dan megahnya Stasiun Balapan. Karena itulah bapak tiga anak ini mempunyai keinginan untuk membangkitkan kenangan Solo dalam sebuah buku yang disebut Kitab Solo.

adat jawa

Image
tak banyak yang paham makna dari pakaian jawa/ namun begitu mengenakannya, terasa begitu nyaman dan menjadi santun....