Abb kecam polisi pantau ceramah ustad

Solo-Amir Jamaah Ansharut Tauhid Solo, Abu bakar Ba'asir, menganggap upaya polisi untuk memantau ceramah di bulan Ramadhan berlebihan. Ia mengaharapkan polisi mau belajar dan bahkan bisa menangkul para kyai dan ustad untuk sama-sama memerangi terorris.

Penegasan ini disampaikan saat ABB menjadi pembicara dalam seminar yang diadakan fourm kajian sosial kemasyarakatan dengan mengambil tema "Nasib Umat Islam Pasca Pilihan Presiden, Minggu siang.

Menurut ABB akibat kebijakan polisi ini umat Islam menjadi tertekan, harusnya pemerintah segera menghentikan polemik ini agar segera berakhir. "harusnya polisi bisa belajar," ujar ABB

Dalam diskusi ini hadir pula Munarman, direktur an nars institute. Dalam pandangannya, upaya yang dilakukan polisi hanya untuk melemahkan kelompok mujahidin di Indoeesia, da Amerika di balik semua ini, seperti halnya ketika amerika mendanai Densus88 anti terorr." Agenda besarnya menghatam gagasan kelompok Islam yang ingin menjalankan syariat Islam," kata Munarman.

Pihak polisi sendiri tampak serius mengantisipasi bibit terorisme selama bulan Ramadhan, sehingga kekhawatiran momentum Ramadhan didompleng para agen teroris pun dicoba dieleminir sedini mungkin, kendati demikian polisi membantah melakukan pembatasan terhadap kegiatan kegamaan.

Comments

Popular posts from this blog

Siswi SMA jadi korban perkosaan hingga hamil

komunitas pehobi airsoft gun

puteri Indonesia pakai bikini seksi