Posts

sistem zonasi sekolah yang bikin pusing

Image
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meninjau kesiapan penerimaan peserta didik baru (PPDB) Online di SMAN 1 Surakarta, Jumat siang, karena banyak protes masyarakat terkait persoalan sistem zonasi serta kuota anak berprestasi pada PPDB SMA yang dinilai sedikit.

Srikandi bawa pistol

Image
Beberapa waktu yg lalu sempat viral adanya pernyataan bahwa senjata tradisional keris dianggap sebagai jelmaan dari agama kristen bahkan menganggap bentuk keris seperti bentuk salib. Namun beberapa waktu lalu di pasar gede Solo ada pertunjukan tari dengan tokoh salah satunya Srikandi, selama ini Srikandi dikenal jago memanah dan piawai menggunakan senjata keris, namun kebetulan atau tidak kali ini Srikandi menggunakan senjata pistol untuk melawan musuhnya.

Senja di Waduk Cengklik

Image
Menikmati proses matahari tenggelam di waduk Cengklik Boyolali, Jawa tengah

aksi PADI Reborn di De Tjolomadoe

Image
Beginilah penampilan Piyu, Fadli dkk setelah lama vacum, mereka kambali dengan nama "Padi Reborn". Aksi ini mereka tunjukan dalam sebuah acara konser yang di gelar PT. Aksara Solopos di Museum Pabrik Gula "The Tjolomadoe" beberapa waktu lalu.  

aksi Via Vallen di Balkot Solo beberapa waktu lalu

Image
beginilah aksi pedangdut kondang, via vallen saat beraksi di Halaman Balaikota Solo beberapa waktu lalu..   dengan membawakan beberapa lagu antara lain, banyu langit, pikir keri, sayang dan lainnya  

Kopdargab YNCI Plad AD

kopdargab YNCI Plat AD atau YNCI se Soloraya

Pelaku bom bunuh diri Satu keluarga

Image
 Pelaku pengeboman di tiga gereja besar di Surabaya. Rupanya para pelaku merupakan satu keluarga asal Rungkut, Surabaya, yakni: Dita Supriyanto (Ayah), Puji Kuswati (Ibu), Fadilah Sari (12) Pemela Riskika (9) serta kedua anak laki-laki mereka, Yusuf Fadil (18) dan Firman Halim (16). Peristiwa memilukan ini rupanya sengaja disusun oleh keluarga Dita, mengingat mereka baru saja pulang dari Suriah karena bergabung dengan ISIS dan mempelajari strategi strategi teror, kemiliteran dan membuat bom. Bermula saat Dita menyerang Gereja Pantekosta Jalan Arjuno menggunakan mobil Avanza dan menabrakan ke gereja hingga terjadi ledakan. Diketahui bom berada di dalam mobilnya. Selanjutnya, tugas Puji Kuswati dan dua anaknya meledakkan bom di GKI Jalan Diponegoro. Mereka berjalan kaki menuju gereja dengan bom yang ditaru di pinggang. Saat itu, Puji sempat dihalau oleh petugas keamanan gereja karena menggunakan cadar namun bersikeras untuk masuk. Terakhir, di Gereja Santa Maria Tak Bercel...