Posts

Showing posts from May, 2018

Pelaku bom bunuh diri Satu keluarga

Image
Pelaku pengeboman di tiga gereja besar di Surabaya. Rupanya para pelaku merupakan satu keluarga asal Rungkut, Surabaya, yakni: Dita Supriyanto (Ayah), Puji Kuswati (Ibu), Fadilah Sari (12) Pemela Riskika (9) serta kedua anak laki-laki mereka, Yusuf Fadil (18) dan Firman Halim (16).
Peristiwa memilukan ini rupanya sengaja disusun oleh keluarga Dita, mengingat mereka baru saja pulang dari Suriah karena bergabung dengan ISIS dan mempelajari strategi strategi teror, kemiliteran dan membuat bom. Bermula saat Dita menyerang Gereja Pantekosta Jalan Arjuno menggunakan mobil Avanza dan menabrakan ke gereja hingga terjadi ledakan. Diketahui bom berada di dalam mobilnya. Selanjutnya, tugas Puji Kuswati dan dua anaknya meledakkan bom di GKI Jalan Diponegoro. Mereka berjalan kaki menuju gereja dengan bom yang ditaru di pinggang. Saat itu, Puji sempat dihalau oleh petugas keamanan gereja karena menggunakan cadar namun bersikeras untuk masuk. Terakhir, di Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngage…

Polresta Solo siaga paska teror bom surabaya

Image
SOLO - Paska teror bom di Surabaya, Polresta Solo, perketat penjagaan di pintu masuk Mapolresta solo,   mereka yang berkunjung harus menjalani pemeriksaan oleh anggota polisi yang dilengkapi senjata api. 

Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi,  kejadian serupa yang pernah dialami, yaitu aksi bom bunuh diri di Mapolresta yang melukai seorang anggota polisi yang jaga.   


Selain itu Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, juga menyampaikan, pengawasan terhadap eks napiter sudah lama dilakukan  sebagai langka  pencegahan dan telah dilaksanakan sejak sebelum adanya teror bom Surabaya.

"Pengawasan terus dan tetap kita laksanakan, komunikasi juga dilakukan," kata dia ditemui di kantornya, Senin (14/5/2018) siang.

Dia menegaskan, intinya upaya untuk merangkul seluruh masyarakat bakal terus dilakukan.

Yakni guma menjaga Kota Solo aman dan kondusif.

Terkait teror bom di Surabaya, ia telah memerintahkan pengamanan di seluruh lini hingga tingkat bawah.

Seluruh jajaran Polsek juga telah diim…

Anak bunuh Ibu kandungnya

Image
Klaten, Juwariyah, perempuan  berusia 60 tahun, warga dukuh, desa Pepe, kecamatan Ngawen,  tak menyangka hidupnya harus berakhir di tangan anak kandungnya, Minggu malam 29/4/2018.  Saat itu, pelaku yang juga anak korban, Budi Dwiyanto, sedang berada di rumah bersama ibunya, sementara suami korban sedang keluar, sekitar pukul 21.30 suami korban  (Rohmad) pulang dan mendapati korban sudah bersimbah darah, dan ia juga mendapati anaknya di situ sambil membawa golok.  pelaku yang berlumur darah mengaku  telah menghabisi nyawa ibunya namun tidak menjelaskan persoalan apa hingga dia tega membubuh ibunya. Warga dan polisi  yang mendatangi lokasi segera mengamanakan pelaku,  karena di duga mengalami gangguan jiwa pelaku kemudian di bawa ke rumah sakit jiwa klaten.*Ina

Deklarasi YNCI Karanganyar Chapter

Image
Karanganyar,  Komunitas Yamaha N-Max Club Indonesia (YNCI) bertambah satu chapter lagi, tepat pada tanggal 4 Maret 2018 terbentuk YNCI Karanganyar Chapter.  Acara Deklarasi di hadiri Ketua YNCI, Yudi beserta Sekjen Krisna, yang sekaligus melantik Faizal sebagai Ketua YNCI Karanganyar Chapter.

Sebelum acara Deklar digelar, ratusan rider N-Max dari berbagai daerah di Indonesia ikut dalam City Rolling keliling kota Karanganyar. Mereka datang selain dari chapter YNCI juga dari club N-Max independent, Meskipun begitu mereka tetap menyatu dan larut dalam kegembiraan apalagi dalam acara ini juga di gelar panggung hiburan yang menghadirkan tiga pennyanyi dangdut heboh. *ina