Content feed Comments Feed
YOUR ADSENSE CODE HERE ... 728 X 90

Superbowl

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, ...
YOUR ADSENSE CODE HERE ... 468x60

Bond with a vengeance

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, ...
YOUR ADSENSE CODE HERE ... 468x60

Speed race

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus ...
YOUR ADSENSE CODE HERE ... 468x60
CahayaBiru.com

Umar Patek Rekon di Solo

Diposkan oleh tono solo Friday, October 21, 2011

Kitabsolo-Rangkaian rekonstruksi perencanaan Bom Bali I di Solo dan sekitarnya yang melibatkan Umar Patek Cs dimulai sejak Sabtu (22/10/2011) pagi buta. Setidaknya ada empat tempat yang dijadikan lokasi rekonstruksi.

Lokasi pertama adalah di Terminal Tirtonadi, Solo, dimulai sekitar pukul 05.00 WIB, tanpa banyak diketahui oleh wartawan. Di lokasi ini dilaksanakan adegan ketika Umar Patek hendak berangkat ke Bali menggunakan armada bus. Dalam adegan itu digambarkan Umar Patek datang ke terminal diantar oleh Dul Matin (diperankan petugas) menggunakan sepeda motor.

Di Terminal Tirtonadi ini pula, dilaksanakan adegan ketika Umar Patek turun dari bus ketika kembali ke Solo dari Bali. Adegan rekonstruksi ini menggambarkan kepulangan Umar Patek kembali ke Solo.

Lokasi berikutnya adalah di sebuah rumah yang pernah dikontrak Dulmatin dan keluarganya di Desa Sanggrahan, Grogol, Sukoharjo. Menurut informasi polisi, di lokasi tersebut dilakukan rekonstruksi pelatihan perakitan bom oleh Umar Patek terhadap beberapa orang termasuk kepada Heru Kuncoro, yang juga dihadirkan dalam rekonstruksi tersebut.

Lokasi rekonstruksi ketiga adalah di sebuah rumah di Jegon, Pajang, Solo, yang pernah dipakai untuk kontrakan kelompok Umar Patek ketika mempersiapkan Bom Bali I. Di rumah tersebut dilakukan beberapa adegan yang dilakukan sejumlah terpidana Bom Bali I dan sebagian digantikan oleh petugas karena pelakunya telah meninggal.

Di lokasi ini, selain Umar Patek juga dihadirkan Ali Imron alias Alik, Hutomo Pamugkas alias Mubarok, Idris alias Gembrot, Abdul Ghoni alias Umar Besar, Sawad alias Sarjiyo, dan Heru Kuncoro. Sedangkan dr Azahari, Dulmatin, Ali Gufron alias Muklas, Amrozi, dan Imam Samudra, digantikan oleh petugas yang mengenakan tag nama sesuai peran masing-masing.

"Di lokasi ini direkonstruksikan evaluasi pelaksanaan Bom Bali I. Para tokoh peledakan tersebut berkumpul di rumah kontrakan tersebut. Selain itu di rumah tersebut direkonstruksikan kedatangan Dulmatin ke rumah tersbut untuk meminta Patek berangkat ke Bali," ujar sumber di kepolisian tersebut./ detik.com

demo tolak UU intelejen

Diposkan oleh tono solo Wednesday, October 12, 2011

Kitabsolo-Penolakan terhadap rancangan undang-undang (Ruu) intelijen, kembali disuarakan kalangan mahasiswa, kali ini puluhan mahasiswa yang tergabung dalam (KAMMI) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia/ Solo/ menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Gladak Solo.


Hari ini pemerintah rencananya akan menyesahkan ruu intelijen, di Solo, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam KAMMI kembali melakukan unjukrasa, di Bundaran Gladak, sebelumnya mereka melakukan longmarch dari Kampus UNS Mesen menuju Gladak.

Selama perjalanan, aksi mahasiswa ini juga diwarnai teaterikal yang menggambarkan terpasungnya aspirasi dan kebebasan mahasiswa dan rakyat jika ruu intelijen benar benar di syahkan.


Selain aksi teaterikal, puluhan mahasiswa ini juga membawa sejumlah poster dan spanduk yang menentang rencana pengesahan ruu tersebut.

Koordinator aksi Edgar Prasetyo, dalam orasinya mengatakan ruu itu tidak lebih dari pesanan asing, pasalnya,dalam rancangan tersebut masih terdapat sejumlah pasal yang multitafsir dan bermasalah.

Menurut Edgar, dalam draft ruu intelijen tersebut/ terdapat sejumlah pasal yang multitafsir dan bermasalah, apabila disahkan akan berpeluang melahirkan rezim represif yang memata-matai rakyat. tons

Berita Terkini

Recent Comments

try

Followers